Sukses dan Kesetiaan Pria Adalah Perjalanan

Intinya program ini ngeblend dengan pekerjaan saya sehari-hari. In between, saya travel ke beberapa tempat dan ngobrol tentang dunia usaha dan lika-likunya dengan pengusaha lokal. Memang kriteria host di acara ini menurut Bloomberg adalah seseorang yang memang sedang menggeluti dunia wirausaha dan memiliki perusahaan untuk itu.

Walhasil, kamera mengikuti saya selama dua hari untuk ketemu dan dealing dengan klien di Bandung yang memang sedang ada keperluan ingin membuat event launching sebuah produk wine impor dari Australia. Disela-sela meeting dan urusan kantor, saya bertemu dengan beberapa pengusaha setempat dan belajar berbisnis dari pengalamannya. Alhamdulillah, belajar gratis :)

Singkat cerita……

Hari ini, bertemu pengusaha senior Mie Kocok Mang Dadeng, Mie kocok tertua dan diakui paling laku di Bandung. Adanya di Jln Banteng 67. Beberapa fakta menarik tentang usaha Mang Dadeng, 70 thn:

1. Mulai usaha tahun 1958, dari pikulan keliling Bandung ke resto.

2. Sehari datang 500 customers. Penghasilan per hari 10 juta, seminggu rata-rata 100 juta, sebulan 400 jutaan.

3. Dari 10 orang yang mengajak kerjasama di Jakarta, 11 orang menipunya. Uang tidak transparan, bahan olahan ditekan, untung dilalap abis, cuma dikasih 10%. Dua bulan rata-rata usaha mereka jatuh.

4. Semangkok mie kocok 18.000, Rp 3.000 per mangkok diberikan jatah untuk 50 orang pegawainya. COGS Rp 7.250, bayar pungli, setoran dan retribusi setan dan siluman Rp 2.500 per mangkok. Bersih hanya ambil untung Rp 5000 per mangkok.

5. Karyawannya ada yang pake iPhone 5 (liat foto kanan atas) namanya Etti ( Batak banget ya namanya). Punya indra ke enam sepertinya. Lima kali ngomong ke saya hal yang sama seperti ini:

“Segala sesuatunya jangan dipikirkan terlalu dalam, nanti sakit. Kamu orang baik, punya niat yg baik, tinggal berhenti berpikir terlalu keras akan usaha kamu, mulai ikhlas dan dibuat seimbang hidup ini!”

Padahal saya tidak cerita secuilpun ke dia tapi dia tahu problem  terbesar bahwa menjalani usaha itu tidak gampang, mungkin liat kerutan di muka kali, tidak sesuai umur :)

Pelajaran dari Mang Dadeng, sukses dalam berbisnis itu seperti meminta pria untuk setia, semuanya hanya bisa diukur dari perjalanan. Tidak bisa dijanjikan, tidak bisa dipaksakan, tidak juga sesuatu yg pasti. Semuanya adalah perjalanan hidup dan proses pembelajaran. Tanpa perjalanan dan sekian banyak manis pahit kehidupan, kita cuma bisa bermimpi jadi pengusaha. Sepertinya dia penganut paham pengusaha Bob Sadino yang bilang, “Tai lah itu semua teori bisnis dari buku, kalau dia bisa jadi pebisnis, dia nggak akan nulis buku, nggak akan ada waktu untuk nulis, bini aja minta cerai karena kita sibuk, nulis buku lagi!”

Sukses itu sama dengan kesetiaan pada pria, semuanya adalah perjalanan hidup, tidak bisa dijanjikan.

Semoga sayabisa dapet dua-duanya. Sukses usaha dan setia sama pasangan. Amin :)

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *