Memulai Wirausaha Mulai Dari Mana Ya?

Tak terasa usaha event organizer Evio Productions sudah memasuki tahun ke-10. Banyak suka dukanya, mulai dari mengumpulkan semangat dan keberanian, modal, memilih siapa saja yang bisa diajak begabung sampai problem sehari-hari seperti memotivasi tim untuk terus berjalan dan mengejar impian bersama. Semua berawal dari keinginan yang kuat berwirausaha.

 Whatever it is, it’s a motivation, to carry on the business.  There’s nothing wrong with gaining profit and achieving wealth. But that’s not the essence of starting up a new business. They say, “Great money follows great work.”

Sekarang fokus kami adalah bagaimana membuat great work itu sendiri, bertahan dalam berbagai kesulitan dan konsisten dengan visi dan misi dalam berwirausaha.

Kami mau coba share beberapa hal yang mungkin bisa berguna untuk Evio Friends yang ingin memulai wirausaha. Mudah-mudahan bisa memberikan sedikit semangat untuk tak ragu-ragu menjalani impian wirausahanya dan mulai perlahan-lahan mewujudkan itu menjadi kenyataan, bukan hanya mimpi.

Walau bagaimanapun, menurut kami kelebihan dari seorang pengusaha yang sudah maju adalah dari pengalamannya yang membentuk semua keahlian dan kemampuan untuk menjalankan usaha. Tak lebih dari itu. Let’s begin the sharing!

1. Wirausaha dimulai dari sebuah motivasi yg besar. Sama seperti fitness, hanya motivasi yg nge-drive konsistensi & keseriusan.

Image

Tanpa hadirnya motivasi yg kuat, rasanya susah buat kita menjalani sesuatu. Wajar, karena setiap hari diri kita selalu diliputi rasa malas, takut gagal, malu dan takut dicemooh kalau tak berhasil. Kadang uang jadi motivasi untuk melakukan sesuatu, termasuk bisnis. Tapi perlu disadari juga mebgikuti uang akan membuat kita tidak konsisten. 

Money is not everything but without money there’s no everything. Benar juga. Tapi apalah artinya uang banyak tanpa kemampuan dan keahlian akan sesuatu bidang. Kalau dimanage denganbaik, pasti uang akan mengikuti dengan sendirinya.vPadahal kita tatu customers atau klien cari orang yang ahli di bidangnya. Jadilah orang yang akuntable dan ahli di bidang wirausaha itu. Kemampuan dan keahlian di wirausaha hanya bisa didapat dari pengalaman dan belajar.

2. Pilihlah bidang wirausaha yg sesuai dengan passion dan interest. Jangan hanya ingin untung besar saja. Kalau tak tertarik ya tak akan dijalani.

 

Image

 Your work is going to fill a large part of your life, and the only way to be truly satisfied is to do what you believe is great work. And the only way to do great work is to love what you do. If you haven’t found it yet, keep looking. Don’t settle.” Steve Jobs

Apa sih definisi passion dan interest, kalau menurut kami, “Sesuatu yang disuka, tanpa dibayar pun tak masalah.” Nah, itu modal wirausaha. Biasanya yang dikerjakan sehari-hari, hobi yang ditekuni setiap hari lebih mudah jalaninya, karena kita senang. Dari passion yang besar, akan muncul rasa ingin tahu yang besar juga. Biasanya wirausaha yang didasarkan passion dan interest tinggi akan nge-drive kita untuk terus jalan walau dalam kondisi tersulitpun.

3. Wirausaha tidak tergantung besar modal. Ada yang modal dengkul, pergaulan, network, karakter atau sifat. Modalnya sih kemauan keras.

4. Setelah menentukan bidang wirausaha, lakukan riset. Buat 10-20 pertanyaan ke diri sendiri, kenapa pilih ini? Challenge diri sendiri utk jawab.

5. Kalau kita tak bisa jawab pertanyaan kita sendiri dalam challenge itu, bagaimana yang lain akan lebih yakin akan wirausaha kita itu?

6. Cari bahan riset dari banyak sumber. Lalu ajukan pertanyaan wirausaha itu ke beberapa orang terdekat.

7. Penting untuk tahu detail tentang wirausaha yang mau digeluti. Ukur diri sendiri dari pengetahuan dari 1 sampai 10 kita ada dimana.

8. Dalam riset wirausaha cari tahu trend 2-3 tahun ke depan. Bagaimana peluangnya. Orang-orang masih butuh atau tidak? Trend itu cepat berpindah.

9. Penting cari tahu pemain di bidang wirausaha itu, siapa. Kalo bisa dapetkan ilmunya. Surround yourself by experienced people.

10. Don’t worry about competition. Selalu ada. Semangat!

11. Ada yg bilang, “If you’re too much worried about competition, you’ll only be the ass of it and never succeed.”

12. Kompetisi membuat kita berinovasi dan kreatif bikin sesuatu baru yang belum dilakukan orang. Be thankful for being in competition.

13.  Wirasahawan/wati perlu bergaul dengan orang-orang yang sudah memulai usaha, gali pengalaman, cari tahu lobang kesalahan mereka supaya kejeblos disana.

14.  Wirausaha yang baik akan tumbuh secara organik. Bangganya dengan modal yang kecil, bisa berkembang besar dan mendatangkan manfaat bagi semua.

15. Biasanya 3 tahun pertama bangun wirausaha merupakan masa terberat. Belum bisa gaji sendiri, kurang modal, dagangan tidak laku, itu fase sekolah, nikmati.

16. Setelah 3 thn wirausaha belum ada kemajuan, mungkin harus diteliti lebih lanjut. Banyak faktor yang bisa timbul, tapi bisa diperbaiki.

17. Orang yang bilang wirausaha enak dan bisa ditinggal atau disambil, tak pernah terjun dalam bisnis. Business is purely time investment

18. Siapa bilang bisa enak-enakan, tinggal diawasi. Tidak ada orang yang lebih peduli akan wirausaha kita selain diri kita sendiri.

19.  Wirausaha itu bagian dari investasi: paper, property & business. Paling besar dan butuh komitmen waktu, tenaga, kemampuan yang tinggi.

20. Tapi kalo paper bisa dpt return 20% setahun, property memberika ROI 10%, business bisa 300%, if you do it well and that lucky.

21. Just like investment, “High risk, high return”, that’s what business is all about. Tapi dalam wirausaha semua harus resiko terkalkulasi.

22. Riset dan manajemen yang baik bisa membuat semua resiko terkalkulasi. Termasuk di dalamnya menyiapkan plan, kalo tak berhasil.

Segitu dulu sharing-nya. Semoga bermanfaat.

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *