Keberhasilan yang Panjang Adalah Hasil dari Memberi Tiada Henti

 Shooting hari kedua, setengah hari shooting Biz Travel, Bloomberg TV hari ini di Bandung banyak yang menarik. Pemandangan ini terlihat jam 7 pagi depan kantor harian Pikiran Rakyat, depan Savoy Homan. Sempat terkaget melihat banyak laki-laki bergerombol, datang dan pergi, melihat titik pandangan yang sama, semua terdiam dan tekun membaca seperti papan pengumuman yang ada di tempat-tempat umum. Saya pikir mereka sedang ngecek kode buntut yang dipasang mereka semalam, menang atau tidak.

Ternyata mereka semua membaca koran, Harian Pikiran Rakyat. Unik juga ya, baca barengbareng gitu, kayak nonton TV di kelurahan :). Sudah hampir puluhan tahun Pikiran Rakyat tiap jam 4.30 pagi, menempelkan surat kabar yang tayang tiap harinya di papan, supaya semua orang bisa baca. Bukan satu dua orang yang baca, tapi ratusan, bahkan ribuan rakyat Bandung. Takk peduli oplahnya bakal turun, tak peduli orang jadi atau tidak beli, tak peduli tak eksklusif.

Pertanyaan-nya:

1. Mau tidak ya Toyota memberikan angkutan mobil gratis mengajak warga pekerja yang tak punya mobil untuk merasakan angkutan gratis setiap hari, puluhan tahun?

2. Berkenan tidak McDonalds memberi makan ratusan, ribuan gembel yang kelaparan setiap malam setiap hari selama puluhan tahun.

3. Keberatan gtidak Starbucks sebagai chained retail shop ke-3 terbesar di Amerika memberika kopi gratis untuk ratusan pekerja, puluhan tahun.

Jawab-nya: Susah, tidak semudah itu, ini kan product premium, ada biaya raw material disitu, ada cost besar disitu, ada expense besar untuk itu, news value-nya apa, berapa banyak media publicity yang bakal meng-cover . Apa kompensasinya disitu, semua program bergantung principal.

Mungkin banyak yang tidak saya tahu, mungkin saya sok tahu atau mungkin sama sekali tidak tahu tentang apa-apa yang udah dilakukan perusahaan besar. Tapi sesuatu yang saya lihat ini benar-benar menggugah hati, membuka mata, memperluas pandangan dan menggetarkan jiwa.

Serius, ini kecil tapi besar maknanya bagi orang banyak dan yang terpenting sustainable alias berkelanjutan. Harian Pikiran Rakyat berdiri sejak thn 1967, konsisten majang dagangan-nya utk dinikmati rakyat, gratis dari masa itu.

Mang Dadeng buka Mie Kocok dari thn 1958. Dua tahun setelah punya pegawai, menyisihkan 20% dari profit, atau setara dgn Rp 2000 setap mangkok yang rata2 gross profit-nya Rp 10.000 secara konsisten dan tanpa syarat, bagi hasil untuk semua manusia yang support bisnisnya

Sayamenemukan rahasia dibalik ini semua:

A. Giving is a new way of taking more profit. The more you give your people, the more they get excited working for you, the more happy customers come in.

B. Every sustainable business is the one simply conducted, based on a basic principle that sustainably treats human labor as the asset of the company, the backbone of every business.

C. God, The Almighty, is behind every success of each company. Never question how we get that wealth, but believe it comes from the people we share wealth.

Oh by the way, Si Icyn, make-up artis dan koordinator shooting saya, baju kuning di foto atas juga ikutan baca koran bareng cowok-cowok Bandung looh. Bukan memang mau baca koran sih tapi dia bilang, “Aku tuh ngerasa safe ajah kalo berada diantara cowok-cowok, berasa di lindungi akunya kak!”

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *