FAILURE + INNOVATION

Belakangan ini kata inovasi yang melahirkan sesuatu yang baru sudah sering kita dengar. Bahkan, secara disadari atau tidak disadari kita pun pernah melakukan inovasi tersebut.

Beberapa tokoh inovasi dan manajemen mengemukakan definisi itu sendiri sebagai berikut:

  1. Rogers E. Miller, 1997 “Innovation is an idea, practive, or object perceived as new by the relevant unit of adaption, whether it is an individual or an organization” (Suherli, 2001:1). Artinya, inovasi adalah sebuah pemikiran, praktek atau objek yang dianggap sebagai sesuatu yang baru melalui proses adopsi yang dilakukan baik oleh seorang individu atau organisasi.
  2. White, 1987:211 “Inovation is more than change, althauoght all innovation in volve change” (Suherli, 2010:2). Artinya, bahwa tidak semua perubahan adalah inovasi tetapi inovasi adalah perubahan.
  3. Ibrahim, 1989 “Inovasi merupakan suatu usaha menemukan benda, ide, kejadian,       metode yang diamati sebagai sesuatu yang baru bagi seseorang atau sekelompok orang dengan jalan melakukan inventation dan discovery” (Suherli, 2010:2)

Dari beberapa definisi diatas dapat disimpulkan bahwa inovasi adalah suatu cara untuk menemukan sesuatu yang baru melalui gagasan, tindakan ataupun metode yang dapat dilakukan dengan menciptakan hal yang baru (invention) atau penemuan yang sudah ada sebelumnya (discovery) dengan tujuan untuk memecahkan permsalahan yang dihadapi.

Kegagalan adalah cermin terbaik yang akan membuat kita sadar dan mau merubah kondisi. Berbahagialah dengan kegagalan yang dimiliki, karena dari situ muncul semangat untuk tidak gagal hingga akhirnya melakukan inovasi untuk maju dan berhasil.

Dengan hasil analisis dari lingkungan internal dan eksternal, maka  @paulinapungky  a brand professional & ideas enthusiast merumuskan program inovasi yang ampuh untuk memperbaiki dan meningkatkan kondisi yang ada. Kemudian, program yang telah dirumuskan dijadikan suatu konsep di #Sabtusharing ini dengan tema.

love & hate relationship between FAILURE INNOVATION

Berikut permasalahan yang ditemukan pada mereka yang  belum memiliki semangat #Innovation

1.  LEARN to FALL good, so you will have no FEAR to FALL – Ambil Risiko, Buatlah Kesalahan – Saya percaya bahwa sebagian alasan mengapa kita membatasi diri adalah  ketakutan kita untuk gagal. Berpikirlah selalu bahwa beberapa ide memang akan gagal untuk proses pembelajaran. Buatlah banyak prototypes, uji cobakan pada orang-orang, kumpulkan umpan balik, dan lakukan perubahan secara bertahap. Dibanding memperlakukan kesalahan sebagai kegagalan, anggaplah hal itu sebagai percobaan.

“Percobaan adalah kegagalan yang memang diharapkan untuk secara sengaja mempelajari sesuatu.” – (Scott Berkun).

Jangan menghukum diri sendiri untuk kegagalan, sebaliknya terimalah kegagalan, ambil pengetahuan yang baru didapat dan olahlah kembali untuk mencari solusi terbaik. Tetaplah berada di tujuan anda sampai menghasilkan hasil terbaik, namun tetap harus dipahami bahwa mungkin anda akan menabrak batu rintangan di sepanjang jalan.

“Saya belum gagal. Saya baru saja menemukan 10.000 cara yang tidak berfungsi.”, -Thomas A. Edison –

2.  FEAR is only in our MIND. CONQUER it! 

Hilangkan Kebiasaan Membatasi Diri – Di bawah sihir hambatan/rintangan, kita merasa terbatas dan terjebak. Kita perlu membebaskan diri dari pikiran-pikiran ini dengan menghilangkan asumsi dan pembatasan. Ini adalah apa yang kita maksud ketika kita mengatakan “berpikir di luar kotak”. Dorong diri kita untuk terbuka terhadap ide-ide baru dan solusi tanpa pengaturan keyakinan yang membatasi. Ingat, inovatif adalah lebih jauh tentang psikologi daripada intelektualitas

3.  When you FALL, calm down & be brave to GET BACK UP

Bicaralah dengan Seseorang – Saya telah  menemukan bahwa ketika saya mencoba untuk mengungkapkan masalah tertentu kepada seseorang, entah bagaimana saya secara tidak sengaja mengungkapkan  juga solusinya. Ketika menjelaskan situasi saya, saya sebetulnya tidak mengharapkan mereka untuk memecahkan masalah saya, melainkan bertindak sebagai ‘papan pantul’ untuk ide-ide.

4.  Mindsets of How People view FAILURE

Kegigihan – Inovasi melibatkan lebih dari sekedar ide-ide besar. Kita membutuhkan keyakinan, kerja keras dan fokus yang tajam  pada hasil akhir untuk tetap bertahan pada visi kita dalam menghadapi hambatan dan rintangan. Kita cenderung untuk melihat hasil akhir dari suatu ide yang inovatif, tapi apa yang kita tidak lihat adalah tindakan, kerja keras dan ketekunan yang ada di balik layar untuk membuat visi tersebut menjadi kenyataan.

 How to BUILD team with FEARLESS mind set?

  1. Recognize failures are PORTALS to discovery – and have leaders to guard it
  2. Cultivate the cohesive CULTURE
  3. REWARD the attempt of ideation & bravery to try
  4. BALANCE between learning & performing – embrace failure & learn from it quickly
  5. Never kill IDEAS – there’s no such thing as silly idea

What happen when that FEARLESS CULTURE built? INNOVATION happens

“Kebesaran dalam sebuah  inovasi tidaklah  cukup. Anda tidak selamanya menjadi seorang inovator otonom. Anda sekarang menjadi aktor dalam sebuah ekosistem inovasi yang lebih luas. Sukses dalam sebuah dunia yang terhubung membutuhkan kemampuan Anda dalam mengelola ketergantungan. Namun, sebelum Anda mengelola ketergantungan Anda, Anda harus melihat dan memahaminya lebih dulu,” tulis Ron Adner dalam bukunya.

Cerita sukses lain datang dari Apple. Apple dinilai jagoan dalam mengelola ekosistem inovasi sehingga produk-produk yang ia besut hampir semuanya sukses di pasaran, dari iPod sampai iPhone dan iPad.

Pelajaran utama dari kisah gagalnya inovasi besar ini adalah jangan lupakan ekosistem sebagai tempat Anda meletakkan inovasi Anda.

Terima kasih banyak untuk Paulina (Pungky) Purnomowati yang telah banyak bercerita kepada kami tentang ini semua dalam program #SabtuSharing

#SabtuSharing adalah program setiap sabtu dimana kami selalu mengundang pembicara yang juga merupakan sahabat kami untuk berbagi ilmu, pengalaman dan cerita yang membangkitkan semangat kami untuk terus maju dan melangkah.

Berharap suatu saat nanti, setiap sabtu, shabat kreatif @eviopro bisa menyempatkan diri untuk bergabung bersama kami, baik sebagai pembicara maupun peserta #SabtuSharing

A great knowledge is a knowledge to be shared with others and eventually be well spread to others

Image

Created by : @larossyross / Larossy F L Tintingon

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *