10 Tren Dunia Bisnis di Tahun 2013

Image

Pertama-tama saya ingin menekankan pentingnya mencermati beberapa tren yang berkembang di dunia entrepreneurship akhir-akhir ini. Karena seperti pernah dikatakan oleh Chairul Tanjung, siapa yang dapat membeli masa depan dengan harga masa sekarang adalah para pemenang. Dan untuk bisa melakukannya, entrepreneur harus mengetahui tren yang berkembang, yang bahkan belum banyak disadarai masyarakat luas, dan menyusun strategi jitu untuk memanfaatkannya.

 

Di dunia, kita bisa amati bahwa para konsumen makin kuat peranannya. Mereka kini lebih proaktif, lebih cerdas dan asertif. Konsumen abad 21 ini tidak mau lagi didikte oleh perusahaan dan brand besar. Konsumen makin lama makin setara kedudukannya dengan brand dan bisnis. Mereka ikut mendefinisikan setiap aspek dalam bisnis yang kita kerjakan. Para konsumen masa kini merasa berhak melayangkan keluhan secara langsung bahkan terbuka dan memberikan masukan, terlepas dari caranya dan dampaknya yang destruktif atau konstruktif terhadap brand dan bisnis. Entrepreneur harus bersiap dengan tren satu ini dan menyusun rencana strategis dalam membuat keputusan yang tepat untuk merangkul mereka.

Berikut adalah sejumlah tren dunia bisnis yang perlu Anda ketahui di tahun 2013.

1. Antisipasi kekacauan total
Kunci utama untuk dapat bertahan di tengah kekacauan atau krisis yang menerpa ialah dengan menjadi selentur mungkin. Anda harus menjaga ide orisinal Anda namun di saat yang sama juga perlu menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada di sekitar.

2. Keputusan berada di tangan konsumen
Kini konsumen menjadi pemegang semua keputusan. Mereka terlibat dalam lebih banyak hal dibanding waktu yang lalu. Mereka menginginkan brand memperbaiki banyak hal dan mereka akan meninggalkan brand Anda jika merasa tak puas. Solusi yang spesifik harus dilakukan untuk mengendalikan fenomena ini.

3. Belanja online
Orang lebih suka berbelanja via Internet sekarang. Banyak perusahaan mulai memberikan layanan online dan ini menjadi cara baru untuk menjaring lebih banyak pelanggan. Apakah perusahaan Anda sudah memiliki layanan semacam ini?

4. Koneksi dan kolaborasi
Para pesaing mulai berkolaborasi dan membuat proyek bersama. Jika Anda belum siap untuk berkolaborasi, saatnya sekarang untuk bersiap-siap mencari mitra dan memperkuat hubungan bisnis.

5. Tren ramah lingkungan
Aksi ramah lingkungan sangat populer akhir-akhir ini. Kecuali Anda sudah melakukannya, cobalah untuk mempertimbangkan konsep ini dan menerapkannya dalam bisnis Anda.

6. Investasi di industri kesehatan
Industri kesehatan tumbuh dengan cepat sekarang karena orang lebih suka menginvestasikan uangnya di sana. Sehingga bisa jadi cukup sukar bagi Anda untuk menemukan orang yang tertarik pada bisnis Anda kecuali di bidang kesehatan.

7. Efek generasi baby boomers
Generasi baby boomers yang lahir pasca Perang Dunia II akan segera pensiun dan mereka bersedia untuk menghabiskan banyak uang untuk dapat terus aktif berkegiatan dan mengalami berbagai hal meski sudah masuk usia pensiun.

8. Perubahan yang terus menerus
Keadaan terus berubah. Satu saat konsumen menyukai A dan bisa jadi mereka membancinya esok hari. Mereka mungkin menyukai produk dan jasa Anda sekarang, tetapi tak ada yang dapat menjamin mereka akan tetap setia besok.

9. Pelanggan yang hemat
Orang cenderung makin cerdas dalam membuat pilihan dan mereka ingin menghemat sebanyak mungkin uang sepanjang waktu. Sebagai pebisnis, Anda tak dapat lagi menentukan harga sesuka hati. Jika harga terlalu tinggi, Anda bisa ditinggalkan calon konsumen.

10. Posisi pelanggan makin kuat
Pelanggan mendefinisikan setiap aspek dalam bisnis. Mereka memiliki hak untuk mengeluh, dan memberikan masukan. Sejak sekarang, Anda harus siap mengantisipasi tren ini dan bagaimana tren ini dapat mempengaruhi keputusan penentuan arah strategi bisnis.(*AP)

 

Kini, kita sebagai entrepreneur perlu mengantisipasi kedua tren besar tersebut. Jangan sampai kita ketinggalan dan perusahaan kita akan terseok-seok. Jika Anda memprediksi dampaknya akan negatif bagi perusahaan kita, ingatlah untuk tidak menghabiskan waktu dengan mengeluh tetapi berpikir terbuka untuk menerima kemungkinan-kemungkinan baru yang dapat dijadikan sebagai solusi. Jika dampaknya bagus pada bisnis kita, bersyukurlah!

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *